Referensi Teknis: Peta GPIO Header 26-Pin pada Raspberry Pi 1 (Model B)

Oleh: Reza Ervani bin Asmanu

Dalam pengembangan sistem operasi bare metal atau proyek elektronika berbasis Raspberry Pi, pemahaman akurat mengenai General Purpose Input Output (GPIO) Header adalah syarat mutlak. Kesalahan dalam menentukan pin pada tingkat perangkat keras tidak hanya menyebabkan kode gagal berjalan, tetapi dapat berakibat fatal berupa kerusakan permanen pada papan sirkuit (short circuit).

Artikel ini menyediakan referensi lengkap untuk Header P1 (26-Pin) yang terdapat pada Raspberry Pi 1 Model B (Revision 2), lengkap dengan indikator keselamatan.

Legenda Simbol (Wajib Dibaca)

Sebelum membaca tabel, pahami arti simbol berikut untuk keselamatan perangkat Anda:

  • BAHAYA (5V): Terhubung langsung ke arus 5 Volt. Jangan hubungkan ke pin GPIO lain. Risiko kerusakan prosesor permanen jika terjadi kontak.
  • 🔋 POWER (3.3V): Sumber daya 3.3 Volt. Aman untuk logika, tetapi arus terbatas.
  • GROUND: Jalur Negatif/Massa. Wajib dihubungkan untuk referensi sinyal.
  • 🟢 GPIO / DATA: Jalur Input/Output data yang aman (Logika 3.3V).
  • 🔄 UART: Jalur komunikasi serial (Penting untuk debugging Kernel/OS).

Peta Lengkap GPIO Header (P1)

Tabel berikut memetakan 26 pin fisik sesuai posisi aslinya di papan sirkuit.

Sisi Dalam (Ganjil)Fungsi / BCMStatusSisi Luar (Genap)Fungsi / BCMStatus
Pin 13.3V Power🔋 [POWER]Pin 25V Power[BAHAYA]
Pin 3GPIO 2 (SDA)🟢 [I2C]Pin 45V Power[BAHAYA]
Pin 5GPIO 3 (SCL)🟢 [I2C]Pin 6GND[GROUND]
Pin 7GPIO 4🟢 [GPCLK0]Pin 8GPIO 14🔄 [UART TX]
Pin 9GND[GROUND]Pin 10GPIO 15🔄 [UART RX]
Pin 11GPIO 17🟢 [I/O]Pin 12GPIO 18🟢 [PWM]
Pin 13GPIO 27🟢 [I/O]Pin 14GND[GROUND]
Pin 15GPIO 22🟢 [I/O]Pin 16GPIO 23🟢 [I/O]
Pin 173.3V Power🔋 [POWER]Pin 18GPIO 24🟢 [I/O]
Pin 19GPIO 10 (MOSI)🟢 [SPI]Pin 20GND[GROUND]
Pin 21GPIO 9 (MISO)🟢 [SPI]Pin 22GPIO 25🟢 [I/O]
Pin 23GPIO 11 (SCLK)🟢 [SPI]Pin 24GPIO 8 (CE0)🟢 [SPI]
Pin 25GND[GROUND]Pin 26GPIO 7 (CE1)🟢 [SPI]

Protokol Keamanan Perangkat Keras

1. Zona Terlarang (Pin 2 & 4)

Pin dengan simbol ⚡ [BAHAYA] memiliki tegangan 5 Volt. Prosesor Raspberry Pi bekerja pada tegangan 3.3 Volt. Jika Anda tidak sengaja menyentuhkan kabel dari Pin 2 ke Pin 3 (atau pin hijau lainnya), arus 5V akan masuk ke chip dan membakarnya seketika. Biarkan pin ini kosong jika Anda ragu.

2. Fokus Proyek OS / UART

Untuk keperluan komunikasi serial dengan komputer (menggunakan dongle USB-to-TTL), Anda hanya memerlukan tiga pin berikut:

  1. Pin 6 (GND): Hubungkan ke kabel Hitam (GND) pada dongle.
  2. Pin 8 (GPIO 14): Hubungkan ke kabel RX (Receive) pada dongle.
  3. Pin 10 (GPIO 15): Hubungkan ke kabel TX (Transmit) pada dongle.

3. Orientasi Papan: Menemukan Pin 1

Untuk memastikan Anda tidak memegang papan secara terbalik:

  • Lihat bagian bawah papan (solderan).
  • Solderan Pin 1 berbentuk PERSEGI (KOTAK).
  • Solderan pin lainnya berbentuk BULAT.

4. Klarifikasi GPIO 16 vs Pin 16

Harap diperhatikan pada tabel di atas: Pin Fisik 16 adalah GPIO 23.

  • Jika Anda menulis kode untuk menyalakan “GPIO 16”, yang menyala adalah lampu LED hijau kecil di papan (ACT LED), bukan pin di header ini.
  • Jika Anda ingin menyalakan lampu eksternal di Pin Fisik 16, Anda harus memprogram “GPIO 23”.