RezArduino

Catatan Pembelajaran Mekatronika Reza Ervani

Menu
  • Arduino Board
  • ESP32
  • Raspberry Pi
  • x86
  • Video
  • Kontak

Category: Assembly

Arsitektur Memori x86: Analisis Mendalam Register Segmen dalam Real Mode

January 30, 2026
 |  No Comments
 |  Assembly, Low Level Programming, Sistem Operasi, x86

Oleh: Reza Ervani bin Asmanu Dalam pengembangan sistem operasi dan pemrograman tingkat rendah (low-level programming) pada arsitektur Intel x86, pemahaman mengenai manajemen memori adalah fondasi yang tidak bisa […]

Read More →

INT 15h – System Services (Layanan Sistem)

January 27, 2026
 |  No Comments
 |  Assembly, Low Level Programming, Sistem Operasi, x86

Deskripsi Umum INT 15h adalah salah satu interupsi BIOS yang paling kompleks dan serbaguna. Interupsi ini menyediakan berbagai layanan sistem tingkat rendah yang mencakup manajemen memori extended, kontrol […]

Read More →

Panduan Lengkap Interupsi BIOS pada Arsitektur x86 Real Mode

 |  No Comments
 |  Assembly, Low Level Programming, Sistem Operasi, x86

Daftar Lengkap Interupsi x86 BIOS Berikut adalah daftar komprehensif dari seluruh interupsi yang tersedia pada sistem x86 dalam Real Mode, dikategorikan berdasarkan fungsi dan kepemilikannya. Kategori 1: CPU […]

Read More →

Mengenal Data Segment (DS): Navigator Pengelolaan Informasi pada Arsitektur x86

January 24, 2026
 |  No Comments
 |  Assembly, Low Level Programming, Sistem Operasi, x86

Kompilasi oleh : Reza Ervani bin Asmanu Dalam dunia pemrograman tingkat rendah, khususnya pada arsitektur prosesor x86 dalam mode 16-bit Real Mode, pengelolaan memori merupakan tantangan tersendiri. Prosesor […]

Read More →

[VIDEO] Belajar Membuat Sistem Operasi Sendiri (Seri 3) : Struktur Proyek dan Cara Menentukan Alamat Memori Register GPIO

January 23, 2026
 |  No Comments
 |  Assembly, Low Level Programming, Raspberry Pi, Sistem Operasi, Video

Selamat datang kembali di Seri Tutorial Membuat Sistem Operasi (Bare Metal) untuk Raspberry Pi 1! Di video ketiga ini, kita mengambil langkah krusial sebelum masuk ke penulisan kode […]

Read More →

Mengenal Wilayah Kekuasaan: Spesifikasi dan Batasan Kode Assembly dalam Pengembangan OS

 |  No Comments
 |  Assembly, Low Level Programming, Sistem Operasi, x86

Dalam mempelajari pemrograman tingkat rendah (low-level programming), satu hal yang harus dipahami oleh setiap pengembang adalah bahwa kode Assembly tidaklah bersifat universal. Kode yang bekerja pada satu mesin […]

Read More →

Navigasi Logika: Memahami Instruksi JZ (Jump if Zero) dalam Pemrograman Assembly

 |  No Comments
 |  Assembly, Low Level Programming, Sistem Operasi, x86

Dalam penulisan kode tingkat rendah (low-level coding), CPU tidak memiliki kemampuan untuk memahami alur cerita program secara utuh. Ia hanya mengeksekusi instruksi demi instruksi secara linier. Namun, bagaimana […]

Read More →

MOVSB: Operasi Pemindahan Data Tercepat dalam Arsitektur x86

 |  No Comments
 |  Assembly, Low Level Programming, Sistem Operasi, x86

Dalam dua pembahasan sebelumnya, kita telah mengenal LODSB untuk membaca data dan STOSB untuk menulis data. Namun, bagaimana jika kita ingin melakukan keduanya secara bersamaan—menyalin data dari satu […]

Read More →

Menguasai Instruksi STOSB: Mekanisme Penulisan Data pada Arsitektur x86

 |  No Comments
 |  Assembly, Low Level Programming, Sistem Operasi, x86

Jika LODSB adalah instruksi untuk “mengambil” informasi dari memori, maka STOSB (Store String Byte) adalah pasangannya yang bertugas untuk “meletakkan” atau “menyimpan” informasi tersebut. Dalam arsitektur x86, kedua […]

Read More →

Memahami Mekanisme Instruksi LODSB: Jembatan Data dalam Arsitektur x86

 |  No Comments
 |  Assembly, Low Level Programming, Sistem Operasi, x86

Dalam dunia pemrograman tingkat rendah (low-level programming) dan pengembangan sistem operasi, efisiensi adalah hukum tertinggi. Salah satu instruksi yang memegang peran krusial dalam memproses informasi teks atau aliran […]

Read More →

Dinamika Register x86: Apakah Source Index (SI) Selalu Berpasangan dengan Data Segment (DS)?

 |  No Comments
 |  Assembly, Low Level Programming, Sistem Operasi, x86

Dalam arsitektur komputer x86, khususnya pada era 16-bit (Real Mode), manajemen memori didasarkan pada konsep segmentasi. Di tengah kerumitan koordinasi antar register, muncul sebuah pertanyaan mendasar yang sering […]

Read More →

Mengenal Source Index (SI): Sang Penunjuk Data dalam Arsitektur x86

 |  No Comments
 |  Assembly, Low Level Programming, Sistem Operasi, x86

Dalam dunia komputasi tingkat rendah (low-level computing), efisiensi adalah segalanya. Arsitektur prosesor x86 menyediakan sekumpulan register khusus yang dirancang untuk mempercepat pengolahan data. Salah satu register yang memegang […]

Read More →

Pariwara



Catatan Terkini

  • Mengenal Arduino Sensor Shield V5.0: Solusi Manajemen Kabel dan Distribusi Daya untuk Prototipe Profesional
  • Panduan Lengkap Pin Arduino Uno: Arsitektur dan Fungsi Komprehensif
  • Arsitektur Pinout IC 7408: Mengenal Struktur Fisik dan Fungsi Gerbang Logika Quad AND
  • Mengupas Tuntas GNU-EFI: Jembatan Vital Pengembangan Sistem Operasi di Lingkungan Linux
  • Transisi Arsitektur Sistem: Analisis Komparatif BIOS vs. UEFI – Bagian 3: Subsistem Grafis (Legacy VGA/VESA vs. UEFI GOP)
  • Transisi Arsitektur Sistem: Analisis Komparatif BIOS vs. UEFI – Bagian 2: Mekanisme Layanan Sistem (Interrupt Traps vs. ABI Calls)
  • Transisi Arsitektur Sistem: Analisis Komparatif BIOS vs. UEFI – Bagian 1: Fundamental Mode Eksekusi & Manajemen Memori
  • Seri Bedah Kode RezaOS — Bagian 10: Mekanisme Terminasi dan Siklus Akhir Bootloader
  • Seri Bedah Kode RezaOS — Bagian 9: Dinamika Animasi dan Manajemen Waktu Boot Services
  • Seri Bedah Kode RezaOS — Bagian 8: Kalkulasi Geometri dan Desain Loading Bar Modern
  • Seri Bedah Kode RezaOS — Bagian 7: Manajemen Koordinat Konsol dan Penulisan Identitas Sistem
  • Seri Bedah Kode RezaOS — Bagian 6: Restorasi Konsol Teks dan Manajemen Atribut Warna
  • Seri Bedah Kode RezaOS — Bagian 5: Inisialisasi Kanvas dan Manipulasi Memori Pixel-Buffer
  • Seri Bedah Kode RezaOS — Bagian 4: Ekstraksi Metadata Grafis dan Manajemen Memori Video
  • Seri Bedah Kode RezaOS — Bagian 3: Akuisisi Kendali Grafis via Graphics Output Protocol (GOP)
  • Seri Bedah Kode RezaOS — Bagian 2: Titik Masuk Utama dan Protokol Inisialisasi
  • Seri Bedah Kode RezaOS — Bagian 1: Arsitektur Header dan Metadata Konstanta
  • Bab 10: Membangun Kernel 64-bit — Melangkah Menuju OS Sejati
  • Bab 9: ExitBootServices — Titik Tanpa Kembali dan Penyerahan Kekuasaan
  • Bab 8: Boot Services vs Runtime Services — Dua Sisi Kehidupan UEFI

Kategori

  • Arduino Board
  • Assembly
  • Board, Modul dan Shield
  • Elektronika Dasar
  • ESP32
  • IDE
  • Kegiatan
  • Kernel
  • Komponen Elektronika
  • Low Level Programming
  • microbit
  • Modul Elektronika
  • Programming
  • Proyek Dasar
  • Proyek Menengah
  • Raspberry Pi
  • Sistem Operasi
  • Teori
  • Troubleshooting
  • UEFI
  • Video
  • x86

Arsip

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • July 2024
  • March 2019
  • February 2019

Recent Comments

  • kaco on Apa itu Mikrocontroller
  • hendry on Masalah Mirroring di LED Dot Matrix saat menggunakan library MD_MAX72xx
  • A WordPress Commenter on Hello world!

Pariwara



Donasi

Kategori

  • Arduino Board
  • Assembly
  • Board, Modul dan Shield
  • Elektronika Dasar
  • ESP32
  • IDE
  • Kegiatan
  • Kernel
  • Komponen Elektronika
  • Low Level Programming
  • microbit
  • Modul Elektronika
  • Programming
  • Proyek Dasar
  • Proyek Menengah
  • Raspberry Pi
  • Sistem Operasi
  • Teori
  • Troubleshooting
  • UEFI
  • Video
  • x86
RezArduino Theme By Natural Herbs Lite